Ketentuan penerbitan dan pengadministrasian Faktur Pajak bagi Pengusaha Kena Pajak Pedagang Eceran

SE-137/PJ/2010  13/12/2010

Tentang

PENYAMPAIAN PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-58/PJ/2010 TENTANG BENTUK DAN UKURAN FORMULIR SERTA TATA CARA PENGISIAN KETERANGAN PADA FAKTUR PAJAK BAGI PENGUSAHA KENA PAJAK PEDAGANG ECERAN

 

Isi dari SE tersebut :

Ketentuan penerbitan dan pengadministrasian Faktur Pajak bagi Pengusaha Kena Pajak Pedagang Eceran, antara lain:

a.  PKP Pedagang Eceran wajib membuat Faktur Pajak untuk setiap penyerahan BKP

b.  Faktur Pajak atas penyerahan BKP oleh PKP Pedagang Eceran paling sedikit harus memuat keterangan:

     1)  nama, alamat, dan NPWP yang menyerahkan BKP

     2)  Jenis BKP yang diserahkan

     3)  Jumlah Harga Jual yang sudah termasuk PPN atau PPN dicantumkan scr terpisah

     4)  Pajak Penjualan atas Barang Mewah yg dipungut; dan

     5)  kode, nomor seri dan tanggal pembuatan Faktur Pajak

c.  Faktur Pajak atas penyerahan BKP oleh PKP PE dapat berupa: bon kontan, faktur penjualan, segi cash register, karcis,

     karcis, kuitansi, atau tanda bukti penyerahan atau pembayaran lain yang sejenis

d.  Kode dan nomor seri Faktur Pajak atas penyerahan BKP oleh PKP PE dapat berupa nomor nota, kode nota atau ditentukan

     sendiri oleh PKP PE

e.  Faktur Pajak dibuat paling sedikit dalam 2 rangkap yg peruntukannya masing-masing sebagai berikut:

     -  Lembar ke-1  :  disampaikan kepada pembaeli BKP

     -  Lembar ke-2  :  untuk arsip PKP yg membuat Faktur Pajak

f.  Faktur Pajak dianggap telah dibuat dalam 2 rangkap atau lebih dalam hal FK trsebut dibuat dalam 1 lembar terdiri dari 2 atau

     lebih bagian atau potongan yg disediakan untuk disobek atau dipotong

g.  Lembar ke-2 Faktur Pajak dapat berupa rekaman Faktur Pajak dalam bentuk media elektronik, yaitu sarana penyimpanan

     data, antara lain diskette, Digital Data storage (DDS) atau Digital Audio Tape (DAT) dan Compaq Disc (CD)