Membidik Pelajar dan Mahasiswa Sebagai Agent of Change di Bidang Perpajakan

Pelajar dan Mahasiswa merupakan kaum elite yang dirasa bisa diandalkan dalam memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi bangsa ini. Pelajar dan Mahasiswa bukanlah hanya sekedar orang yang belajar di sekolah dan perguruan tinggi. Namun lebih dari itu, masyarakat awam melihat pelajar dan mahasiswa sebagai tempat di mana harapan akan suatu perubahan digantungkan karena pelajar dan mahasiswa adalah seorang “agent of change”.Menyandang gelar agen perubahan merupakan suatu kebanggaan tersendiri meskipun beban yang diemban sangatlah berat. Alasan inilah yang mencuri perhatian Kanwil DJP Suluttenggo dan Malut untuk menitipkan pesan-pesan moral perpajakan ke dalam diri pelajar dan mahasiswa di wilayah Sulawesi Utara khususnya Manado.Dikemas secara apik, kegiatan Tax Goes to Campus I dengan tema “Muda Ngerti Pajak, Tua Taat Pajak” sukses dilaksanakan di aula kantor walikota Bitung. Sekitar 250 mahasiswa dan dosen Politeknik Negeri Manado terlihat sangat antusias dengan penyuluhan perpajakan yang dilaksanakan kurang lebih 4 jam tersebut. Acara diawali dengan sambutan dari pihak Politeknik Negeri Manado yang diwakili oleh Ibu Treesje AC selaku Ketua Jurusan Akuntansi dan dilanjutkan oleh Bapak Iman Pinem selaku Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Suluttenggo dan Malut.Keseluruhan materi penyuluhan dikemas dalam bentuk games yang mengedepankan interaksi peserta dengan harapan mendekatkan istilah perpajakan ke dalam diri setiap mahasiswa yang pada akhirnya mahasiswa mengerti peranan pajak bagi pembangunan negeri ini. Mahasiswa di bagi menjadi 6 kelompok dan masing-masing kelompok menampilkan yel-yel dan mempresentasikan mengenai gambaran umum yang mereka ketahui tentang materi perpajakan seperti Definisi Pajak, Peranan Pajak, Jenis-Jenis Pajak, NPWP, PPh dan PPN.Setelah sukses dengan Tax Goes to Campus I, penyuluhan yang dilakukan oleh Kanwil DJP Suluttenggo dan Malut merambah pada pelajar SMA se-Sulawesi Utara. Bertepatan dengan kegiatan The Battle of Accounting yang diadakan oleh Mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Manado, peserta dan mahasiswa serta dosen yang berada di lingkungan Politeknik Negeri Manado digiring untuk mengikuti penyuluhan perpajakan dalam lingkup Tax Goes to Campus II. Konsep acara yang dipilih tidak jauh berbeda dengan Tax Goes to Campus I yaitu metode serius santai melalui serangkaian permainan yang mengusung istilah perpajakan dengan materi yang disajikan lebih ringan daripada Tax Goes to Campus I yaitu Definisi Pajak, Fungsi Pajak, NPWP, Manfaat NPWP, Pajak Pusat dan Pajak Daerah. Melalui kemasan games ini diharapkan reaksi terhadap pajak yang mulai dari ’menakutkan’, ’merepotkan’, bahkan banyak orang mengatakan ’menyusahkan orang’ bisa diminimalisir. Reaksi terhadap pajak ini tidak lain disebabkan kebanyakan orang ’kurang mengenal’ atau malah ’tidak mau mengenal’. Efek yang dirasakan bagi mahasiswa sangatlah positif, dibuktikan dengan ungkapan spontan mereka yang menyatakan puas terhadap acara ini. Pelajar dan Mahasiswa yang merupakan calon wajib pajak diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitar untuk mulai tidak antipati terhadap pajak. Majulah DJP ku!!!!

Fitrianingsih (kanwil DJP Suluttenggo dan Malut), www.pajak.go.id